- Back to Home »
- Info , Kesehatan , Tips »
- Alpukat Redakan Hipertensi & Cegah Stroke
Posted by : Unknown
Friday, December 6, 2013
Alpukat termasuk buah-buahan
yang mengandung lemak tinggi (sekitar 6,5 persen), tapi lemak tersebut
merupakan lemak tak jenuh tunggal oleat, yang lazim disebut omega-9. Lemak
jenis ini mampu menurunkan kelebihan “kolesterol jahat” LDL secara efektif,
terutama jika kita juga membatasi konsumsi lemak jenuh. Hasilnya akan nyata
kalau makan alpukat dibarengi dengan mengurangi makanan gorengan dan bersantan,
serta daging berlemak, dan kuah mengandung lemak gajih
Efektivitas alpukat menurunkan
kadar “kolesterol jahat” juga dipacu kandungan seratnya yang tinggi. Serat
larut dalam alpukat akan menyerap kelebihan “kolesterol jahat” dan membuangnya
bersama sampah makanan.
Sebuah alpukat ukuran sedang mengandung serat 10 gram. Menyantapnya sebuah saja sudah memenuhi 40% kecukupan asupan serat sehari.
Sebuah alpukat ukuran sedang mengandung serat 10 gram. Menyantapnya sebuah saja sudah memenuhi 40% kecukupan asupan serat sehari.
Alpukat kaya mineral kalium.
Separuh alpukat ukuran sedang mengandung 548 mg kalium, 15 persen lebih tinggi
dari kandungan kalium dalam sebuah pisang. Kalium dapat meredakan tekanan darah
tinggi, mengontrol debar jantung, dan menjaga kesehatan sistem saraf.
Kombinasi “lemak baik”, serat,
dan kalium membuat alpukat mampu mencegah serangan penyakit akibat hipertensi
dan kelebihan kolesterol, khususnya stroke dan penyakit jantung. Penderita
diabetes pun dapat memetik manfaat tersebut untuk memangkas risiko sama, yang
sering merupakan komplikasi.
Gara-gara kaya lemak, alpukat
sering dituduh sebagai penyebab kegemukan. Padahal itu tidak benar. Kalau pola
makan kita sudah sarat kalori, makan alpukat atau makanan apa pun tentu mudah
menambah berat badan. Jika pola makan kita baik, makan alpukat tidak perlu jadi
masalah. Apalagi alpukat mengandung lemak yang menyehatkan.
